Standar Mutu & Pengendalian Kualitas Tekstil Terpadu
Setiap gulungan kain PT Kesmatex diproduksi melalui pemeriksaan ketat di Pekalongan untuk memastikan kain berstruktur kokoh, warna tidak luntur, tidak mudah menyusut, dan siap langsung dipotong oleh industri garmen dan konveksi.
6 Tahap Kontrol Kualitas Tekstil
Setiap lot produksi melewati 6 tahapan pemeriksaan langsung untuk memastikan kerapatan anyaman, ketahanan cuci, dan kain bersih bebas cacat sebelum dikirim ke pelanggan.
01. Seleksi Bahan Baku Benang
Pemeriksaan kekuatan tarik dan kehalusan benang katun serta rayon agar hasil tenunan rata dan tidak mudah putus.
02. Penyetelan Mesin Tenun
Pengaturan ketegangan benang lusi dan pakan agar kerapatan kain seragam dari awal gulungan hingga akhir.
03. Pengawasan Proses Tenun
Pemantauan langsung oleh teknisi berpengalaman untuk memastikan tidak ada benang loncat atau cacat anyaman selama produksi.
04. Pemeriksaan di Meja Inspeksi
Setiap meter kain dicek satu per satu di bawah meja lampu terang untuk memisahkan kain cacat dan memastikan hanya kain bersih Grade A yang lolos.
05. Pengujian Cuci & Susut Kain
Uji untuk memastikan stabilitas kain sanforized (tidak susut berlebih) dan warna tetap cerah tahan lama.
06. Pengemasan & Jaminan Mutu
Kain digulung rapi dengan pengukuran panjang yang jujur dan presisi, dibungkus aman, dan siap dikirim ke mitra di seluruh Indonesia.
Laboratorium Fisik & Kimia Terstandarisasi
Laboratorium internal PT Kesmatex dilengkapi dengan instrumen uji presisi modern untuk memverifikasi parameter teknis kain sebelum didistribusikan kepada mitra garmen dan konveksi.
Uji ketahanan tarik dan robek benang/kain dengan mesin tensometer terkalibrasi.
Uji ketahanan luntur warna terhadap pencucian, gesekan kering/basah, dan keringat agar warna tetap awet.
Verifikasi tingkat stabilitas penyusutan kain sanforized pasca pencucian berulang.
Penghitungan presisi kerapatan benang lusi dan pakan per inci persegi dengan lensa mikroskop.
Standar Penilaian Cacat Kain Grade A
Pemeriksaan visual teliti untuk mengklasifikasikan dan mencatat tingkat cacat kain per 100 yard persegi sebelum kain dinyatakan lolos kirim: